Anda Puas Kami Lemas

Dulu saya akrab dengan istilah “urusan di kantor pemerintahan itu kalau bisa dibuat susah kenapa dibuat mudah?”
mungkin kebanyakan orang juga pernah dengar hal yang sama ya. dan mungkin karena udah tertanam di pikirannya kaya gitu, jadi pas saatnya beneran harus berurusan dengan kantor pemerintahan yang notabene berhubungan dengan pelayanan, orang-orang alias pemohon ini suka jadi (sok) galak duluan dengan dalih jangan sampai kalah galak atau judes sama petugasnya biar ga dibuat susah atau dipersulit :p

Saya yang berkecimpung didunia pelayanan sih udah hapal banget gaya-gaya pemohon macam ini dan bisa ngerti. Cuma yang kadang masih suka bikin geleng kepala itu kalau ada pemohon yang udah pasang muka sangar duluan, ditanyain juga jawabnya judes pas ada kesalahan di berkas yang dia bawa. Padahal saya loh ya..begitu duduk di meja dan panggil nomor antrian langsung pasang senyum semanis madu. Udah dijelasin sedetail mungkin kesalahannya, malah marah-marah dan bilang kami menyulitkan. Giliran ditanya bagian mana yang merasa disulitkan, dia ga bisa jawab. Untuk orang-orang begini, saya harus habiskan waktu minimal 15 menit sendiri. Padahal normalnya dalam 15 menit saya bisa layanin 5 orang. Kebayang kaaaann rasanya, mengulang penjelasan yang sama berulang-ulang kalau orangnya ga ngerti-ngerti juga. Pengen rasanya bilang “kalau merasa ga sanggup lengkapin persyaratannya ya ga usah pengen keluar negeri pak dan ga usah bikin dikantor sini” (padahal ya persyaratannya se-indonesia podo wae)

Mbokyaoo,,,,jadilah pemohon yang cerdas dan santun, karena kami (baca : saya) ga mungkin mempersulit urusan pemohon karena ga ada kepentingannya sama sekali, yang ada malah nambah-nambahin pikiran dan kerjaan. Kecuali kalau dari awal petugasnya udah judes, ya ajakin senyum aja…siapa tau petugasnya juga jadi ikutan senyum, ga rugi juga kan narik bibir buat senyum..hehehe.. itu sih kalau saya yang jadi pemohon ya…

Nah, yang bikin saya kesel selama ini tuh kalau pas ada kasus kaya nama di akte kelahiran salah trus ditambal-tambal sendiri dan masih ngotot kalau itu benar. Belom lagi kalau ijazah salah tanggal lahirnya, fotokopiannya dipermak sendiri. Atau KTP dan Kartu Keluarga ditempelin kertas supaya namanya jadi terdaftar disitu. Aaaarghhh semacam sindikat pemalsuan dokumen begitu lah.. Yang kaya begini masih ngotot minta diterima berkasnya? Talk To My Hands yooo… kalau suatu hari nanti saya bermasalah karena dokumen kamu itu, kamu mau ikut tanggung jawab? huh….

Kalau masalah pemohon minta cepet selesai sih ya tinggal kita suruh liat aja SOP yang jelas-jelas dipampang di dinding kantor ditambah dengan spanduk-spanduk dan brosur yang ada. Sebisa mungkin kami menyelesaikan semua permohonan tepat waktu sesuai dengan SOP kok. Kadang keki juga sama pemohon yang terlalu menggampangkan suatu urusan. Kaya misalnya salah satu berkas dia hilang atau ada kesalahan dan ga diperbaiki. Tiba saatnya dia urus permohonan ke kantor kita, pengennya cepet selesai karena udah mau berangkat  padahal kesalahan ada di pemohon sendiri. Kenapa ga urus jauh-jauh hari sebelum keberangkatan oooommm, tanteeee???? Males banget kan yang salah siapaaaa…yang digubrak-gubrak siapaa..

Hal-hal kaya gini ini nih yang biasanya bikin  mood jadi berantakan dan mau ga mau sedikit berimbas ke kerjaan selanjutnya. tapi as an professional, teteeupp dong ya harus selalu senyum, sapa, salam, sopan, santun..hweeeekksss… Gimanapun ya petugas juga manusia biasa, ada kadar batas sabarnya (kecuali cs bank kali ya?). Kalau udah kaya gini, petugas sebaiknya menghindar dulu dari pemohon untuk ambil napas, minum, ngerokok atau ngobrol dengan temen dulu cari suasana lain. Soalnya kalau diterusin biasanya yang ada malah jadi “rame” 😀

Saya sendiri pernah kok sampai harus complaint ke salah satu kantor pemerintah waktu urusin pajak yang ga selesai-selesai sampai berbulan-bulan dan akhirnya pihak pembeli tanah saya complaint ke saya. Saya udah nyiapin diri untuk berargumen dengan petugasnya setelah sebelumnya tanya tentang SOP pelayanan yang saya mohon. Jadi ga asal marah-marah aja.. at least konsultasi gimana caranya supaya masalah (kalau ada) bisa ada jalan keluarnya yang terbaik dan tercepat. Kalau petugasnya dirasa ga membantu sama sekali..baru deeeeh boleh keluarin rentetan cacian dan makian minta ketemu sama kepala seksi atau kepala dinasnya atau managernya yang dirasa lebih punya power untuk nanganin masalah kita.

Tapi selama ini saya cukup terkesan sama pemohon yang kalau dateng ke loket kita juga udah senyum duluan plus pakai pakaian yang pantas untuk ke kantor dimana pemohon minta dilayani, minimal jangan dateng pakai celana pendek dan sendal jepit macam mau ke mol. apalagi kalau diakhiri dengan ucapan terima kasih. Percayalah…sesimple itu tapi bisa bikin hati petugas riang seharian 🙂

Anda Sopan Kami Segan

Advertisements

6 thoughts on “Anda Puas Kami Lemas

  1. Berprasangka baik saja. Meski susah, hehehe. Banyak doa dan sedekah juga ngefek unt menentukan kelancaran mengurus surat2 dan berkas2 spt ini….. (Ya gak cuma dlm rangka mengurus gal spt ini sih ya, tp ditambah lah kadarnya hehehe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s