Paspor : Wawancara

“Ada rencana mau kemana?”

Saya sering baca komentar orang-orang yang bilang ini petugas imigrasi kepo amat sih nanya-nanya gw mau kemana bikin paspor. Mungkin temen-temen juga pernah ngerasa yang sama ya πŸ˜€

Sejujurnya pertanyaan itu emang harus ditanyakan karena termasuk kedalam salah satu SOP pekerjaan, kalau ditanya kenapa sih harus pertanyaan itu? Jadi gini menurut pemahaman saya ya…

Kan ga setiap pemohon tau ya kalau paspor yang habis masa berlakunya itu ga wajib diperbarahui atau digantiΒ  baru kaya KTP atau SIM, jadi banyak yang datang untuk ganti paspor padahal rencana keberangkatannya masih 1 tahun atau 2 tahun mendatang. Dalam kasus kaya gini, kita harus kasih saran ke pemohon untuk ganti paspornya 6 bulan atau mendekati waktu sebelum berangkat aja karena sayang masa berlaku paspor terbuang sia-sia selama menunggu pemohon berangkat keluar negeri. Lain halnya dengan orang-orang yang emang udah rutin keluar negeri ya baik untuk bisnis atau wisata terencana atau dadakan. Biasanya untuk kalangan pemohon kaya gini, jatuhnya jadi untuk jaga-jaga in case sewaktu-waktu mau keluar negeri. Tapi ada juga sih yang mau ganti paspor dan diaΒ  lampirin 2 paspor lamanya yang masih kosong melompong, pas ditanya mau kemana bilangnya mau jaga-jaga..hehehe… mungkin ybs takut Indonesia rusuh kali ya jadi bisa kabur sewaktu-waktu.

Terus tujuan lain dari pertanyaan itu ya emang beneran nanya mau kemana dan ngapain,,kepo care kan? Karena kita harus yakin ybs pergi keluar negeri bukan untuk tinggal atau kerja secara illegal di luar negeri. Belum lagi isu-isu teroris, ISIS, umrah sendal jepit sampai orang asing yang mau nyoba dapet paspor RI dan lain-lain. Disini peran petugas wawancara sangat penting karena jadi penentu ybs bisa dapet paspor atau ngga. Meskipun emang hak setiap orang untuk punya paspor tapi tetap harus dengan tujuan yang jelas. Istilahnya supaya sama-sama “selamat” lah..

Alasan lain adalah karena Kedutaan Arab Saudi menerapkan peraturan nama di paspor harus 3 kata untuk pemohon visa baik haji atau umrah, jadi untuk pemohon paspor yang punya tujuan umrah atau haji,kita sampaikan hal ini jadi pemohon yang namanya kurang dari 3 kata bisa ditambahkan sekalian namanya. Tentunya bukan asal tambah ya.. Jadi untuk pemohon yang namanya kurang dari 3 kata dan punya niat umrah atau haji, bisa menambahkan nama orang tua yang tertera di Akte Kelahiran / Ijazah ./ Buku Nikah. Kalau masih kurang juga, tambah lagi dengan nama kakeknya yang kalau memang tidak tertera di Akte Kelahiran / Ijazah / Buku Nikah harus pakai surat keterangan tambahan yang menerangkan nama kakeknya itu. Nanti deh dibahas lebih lanjut tentang penambahan nama ini.

Mmm,,itu aja dulu yang sekarang baru kepikir. Eh tapi lain halnya kalau petugasnya yang masih single ganteng dapet pemohon muda cantik menarik ya..mungkin ada tujuan lain dia nanya mau kemana…..bisa jadi pertanyaan selanjutnya…

.

.

.

.

.

.

.

.

.

udah ada temen jalannya belum?

πŸ˜€

Advertisements

7 thoughts on “Paspor : Wawancara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s