Wake me up when september ends…

Mungkin kalau sekarang lirik itu dinyanyikan, tujuannya supaya pas bangun di akhir september segala asap itu udah hilang dan kita bisa kembali menghirup udara segar.

Memang saya tau dan sering saya liat sendiri lahan kosong bahkan pohon-pohon di pinggir jalan yang terbakar karena saking kering dan panasnya lingkungan. Saya ga bisa bayangkan jika memang ada orang yang dengan sengaja bakar lahan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Jika memang ada….oh semoga selamat dunia akhirat lah..

Ga kebayang yang ada di sumatera dengan asap yang lebih tebal dan pekat, semoga semuanya cepat membaik ya..

Yang disini edel udah bolak balik batuk dan berujung asmanya kambuh 😦

View on Path

Advertisements

2 thoughts on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s