Dongeng Walet

Hai teman,

Hari ini saya mau berbagi 1 cerita, salah satu dongeng yang termasuk didalam dongeng dunia tepatnya yang berjudul Pangeran Bahagia (Irlandia).

Cerita ini tentang persahabatan seekor walet dengan seorang (patung) pangeran. Pangeran ini semasa hidupnya selalu bahagia tinggal di istana dan tidak pernah kekurangan suatu apapun, sampai akhirnya pangeran meninggal dan dibuatkan patung dirinya yang terbuat dari emas, bagian matanya terbuat dari batu permata dan ujung tongkatnya memiliki batu rubi yang sangat indah.

Ketika menjadi patung itulah pangeran baru menyadari kalau ternyata banyak rakyatnya yang hidup dalam kesusahan. Dan saat walet yang kelelahan ketika terbang bermigrasi beristirahat di kaki patung sang pangeran, sang walet menyadari kalau patung pangeran menangis. Pangeran bercerita kalau dia sedih melihat rakyatnya kesulitan. Sebetulnya sang walet hanya mau beristirahat sebentar dan akan menyusul kembali rombongannya. Namun karena walet mau membantu pangeran, maka diutuslah sang walet untuk melucuti satu persatu bagian berharga dari tubuh patung pangeran untuk diberikan kepada rakyatnya yang membutuhkan mulai dari batu permata, rubi di tongkat dan lapisan emas di tubuh hingga akhirnya hanya tersisa logam kusam ditubuhnya dan walet meninggal kedinginan dibawah patung pangeran. Seluruh tubuh pangeran akhirnya dihancurkan karena akan dibangun patung yang baru. Namun ada satu bagian pangeran yang tidak dapat dihancurkan yaitu hatinya. Dan akhirnya Tuhan memerintahkan para malaikatnya untuk mengambil hati sang pangeran dan jasad burung walet karena akan menempatkan mereka di Surga-Nya.
(63 dongeng terbaik dunia dari 5 benua, hal 238-243)

Yang menarik adalah bagaimana walet yang tadinya hanya mau beristirahat sebentar saja akhirnya malah memutuskan membantu sang pangeran. Terlebih ketika kedua bola mata pangeran sudah dicungkil sehingga tidak dapat melihat lagi, sang walet setia menemani dan membantu pangeran untuk menolong rakyatnya yang kesusahan. Sifat setia dan gemar menolong walet ini harus kita cermati terlebih walet adalah hanya seekor burung kecil namun banyak sekali manfaatnya. Walet sendiri tidak memiliki alat pertahanan tubuh yang canggih, mereka selalu waspada dan selalu terbang berkelompok. Untuk mengatasi minimnya alat pertahanan tubuh, walet memiliki sifat selalu berhati-hati dan waspada terhadap segala jenis situasi dan kondisi. Keistimewaan lain dari walet adalah dari sarangnya yang memiliki banyak manfaat mulai dari menyembuhkan berbagai penyakit hingga memperlambat penuaan.

Dari sini saya mengerti kenapa seseorang bisa memiliki julukan “Walet”.

Saya mengenal seorang “walet” yang memang memiliki sifat-sifat seperti burung walet ini. Dimana dirinya memiliki banyak manfaat untuk orang lain di sekitarnya dan kebaikannya menyebar. Meskipun suara walet bising dan tidak merdu tetapi nilai ekonomisnya tinggi.

Seperti dirinya yang begitu berharga, dicari dan ditunggu banyak orang. Kelasnya tinggi tanpa perlu berteriak-teriak menunjukkan statusnya.

Selamat Ulang Tahun Walet Tersayang, Ibu Soelistyo Probowatie…
Tetaplah terbang tinggi, membuat sarang dan memberikan manfaat serta menebar kebaikan bagi banyak orang.
We Love You,
Anak Burung13267729_10208967511646351_787280926644087273_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s